Fitur Baru di Android 10 yang Sangat Menggiurkan

Ada Fitur Baru di Android 10 yang Sangat Menggiurkan - Setelah sempat dikabarkan bahwa OS Android versi ke 10
akan diberi nama berupa makanan pencuci mulut atau cemilan manis dengan awalan huruf Q, namun pada akhirnya Google mengumumkan secara resmi pada tanggal 03 September 2019 bahwa yang semula bernama Android Q berubah menjadi Android 10.

Fitur Baru Android 10

Resminya sistem operasi Android 10 ini juga menjadi tanda awalnya Google merubah rentetan nama yang biasanya diberi julukan dengan nama makanan yang memiliki rasa manis dengan awalan huruf menurut urutan alfabet yang dimulai dari Android C (Cupchake) hingga Android P (Pie).

Smartphone Google Pixel-lah yang pertama mencicipi sistem opersi Android 10 ini dan bagi para pengguna Smartphone Google Pixel, Pixel XL, Pixel 2, Pixel 2 XL, Pixel 3, Pixel 3 XL serta Pixel 3a termasuk Pixel 3a XL juga akan secara otomatis mendapatkan pemberitahuan untuk melakukan pembaharuan software.

Nah... mungkin sebelum anda memutuskan untuk membeli smartphone terbaru yang sudah menggunakan OS Android 10 atau bagi para pengguna yang memiliki smartphone dan mendapatkan kesempatan untuk melakukan upgrade dari Android 9.0 "Pie" ke Android 10, tidak ada salahnya jika anda mengetahui terlebih fitur-fitur baru yang di sematkan di Android 10.

Fitur Baru di Android 10 yang Sangat Menggiurkan


Berikut adalah beberapa fitur baru yang canggih yang sangat menggiurkan bagi para pencinta gadget yang terdapat pada versi Android 10;

1. Jaringan Seluler 5G


Fitur pertama yang sangat menggiurkan di Android 10 adalah koneksi internet yang sudah mendukung teknologi 5G yang mana diyakini memiliki kecepatan unduhan (transfer data) 10 hingga 20 kali lebih cepat daripada kecepatan internet (4G) yang tersedia sekarang ini.

2. Live Caption


Live Caption merupakan fitur selanjutnya yang dikenalkan Google melalui OS Android 10, yang mana fitur ini dapat bekerja pada konten video, podcast, pesan suara serta berbagai aplikasi maupun media lain yang memiliki suara. Cara kerja daripada Live Caption ini memang terbilang cukup unik karena ketika kita sedang memutar sebuah video maka audio (suara) yang keluar akan diterjemahkan  ke dalam teks secara langsung dan lebih canggihnya lagi bisa dilakukan secara off line atau tanpa harus terhubung ke internet.

3. Smart Reply


Fitur terbaru berikutnya adalah Smart Reply, dimana fitur ini digadang-gadang mampu memprediksi untuk memberikan sebuah gambaran jawaban ketika Anda akan me-replay atau merespon sebuah pesan yang dikirim melalui aplikasi perpesan seperti; WhatsApp dan Facebook Messenger. Dengan Smart Reply pengguna juga akan merasa lebih cepat dan lebih efisien ketika akan menjawab atau membalas sebuah pesan yang masuk hanya dengan cara meng-klik notifilasi pesan tersebut tanpa harus membuka aplikasinya.

4. Suggested Actions


Fitur Suggested Actions ini akan mendeteksi apabila ada seseorang yang mengirimkan alamat, maka secara otomatis Android 10 akan mengarahkannya ke Google Maps.

5. Dark Mode (Dark Theme)


Dark theme atau Dark Mode ataupun Tema Gelap ini merupakan salah satu fitur yang dihadirkan atas dasar permintaan para pengguna Android agar mata tidak terlalu silau ketika menatap layar smartphone yang terlalu terang, terutama di malam hari. Tak hanya sampai disitu, pengaktifan Tema Gelap (Dark Mode) ini juga diyakini dapat memperpanjang atau menghemat pemakaian daya baterai Smartphone Anda.

6. Kontrol Lokasi


Ketika menginstal sebuah aplikasi yang kita download dari Google Play (Play Store) menggunakan smartphone berbasis Android 10, maka aplilasi tersebut akan secara otomatis meminta izin untuk dapat mengakses lokasi Anda, foto, media serta file-file yang didalam perangkat kita. Nah... dengan hadirnya fitur Kontrol Lokasi di Android 10 ini, memudahkan kita untuk mengontrol ketika aplikasi yang baru terpasang meminta izin untuk mengaksesnya.

7. Navigasi Gestur


Dari kebanyakan Smartphone Android 10 kini sudah menggunakan antarmuka layar penuh (full screen) yang minim akan tombol, termasuk tombol Navigasi Virtual (Back, Home & Recent) yang biasanya terletak dibawah layar-pun dihilangkan. Nah... sebagai gantinya Android 10 membekali dengan fitur Navigasi Gestur terbaru yang telah diperbaharui yang diyakini lebih baik dari generasi sebelumnya sehingga pengguna akan merasa lebih nyaman ketika menggunakan fitur ini. Sebagai contohnya Anda akan merasa lebih cepat ketika Anda akan melakukan berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya layaknya membuka lembaran berikutnya saat membaca buku, tanpa perlu menggunakan bantuan tombol Navigasi.

8. Mode Focus


Mode Focus dirancang untuk menghentikan atau memblokir beberapa aplikasi yang sekiranya dapat mengganggu konsentransi, sehingga ketika pengguna sedang mengerjakan tugas maupun aktivitas lainnya bisa menjadi lebih fokus. Nah... ketika fitur Mode Focus ini diaktifkan, pengguna dapat memilah aplikasi pengganggu mana yang sekiranya akan dihentikan atau diblokir sementara. Jika pengguna lupa dan mencoba membuka aplikasi pengganggu tersebut, maka Mode Focus akan mengingatkan bahwa aplikasi itu sedang diberhentikan.

Artikel Terkait:
- Memperbaiki Aplikasi Tanpa Notifikasi
- Tips Memilih Smartphone
- Cara Mengatasi Google Play Store yang Error

9. Update Lebih Cepat (Project Mainline)


Pengertian Project Mainline, yakni merupakan sebuah program yang memungkinkan mereka (pengguna) untuk memperbarui komponen inti sistem operasi menggunakan cara yang mirip saat kita memperbarui aplikasi – melalui layanan Google Play. Nah... pada OS Android 10 ini diyakini akan menjamin update sistem keamanan yang lebih cepat dan efisien. Sistem akan secara otomatis memberikan tambahan kemanan pada aplikasi lewat Google Play tanpa menunggu produsen atau developer aplikasi tersebut.

Sekian dan Terimakasih.

Masalah yang Masih Sering Ditemukan di Android 9.0 Pie

Masalah yang Sering Ditemukan di Android 9.0 Pie - Android 9.0 (Pie) adalah sistem operasi android yang merupakan hasil pengembangan dari Android 8.1 (Oreo). Nah... Android 9.0 Pie ini sendiri sebenarnya sudah mulai dirilis dari bulan Maret 2018, namun baru disempurnakan (dipublikasikan) pada pertengahan kuartal ke III tahun 2018 atau tepatnya pada tanggal 06 Agustus 2018.

Masalah yang Masih Sering Ditemukan di Android 9.0 Pie

Meskipun saat ini sudah memasuki kuartal ke II di tahun 2020, sistem operasi Android 9.0 Pie masih dijadikan sebagai sistem operasi primadona dimata para produsen Hp dan ini dibuktikan dengan masih banyaknya Smartphone yang menggunakan Android versi ke 9 "Pie" yang beredar dipasaran.

Seperti halnya pada versi-versi OS Android sebelumnya, Android 9.0 (Pie) ini ternyata juga masih meliliki beberapa kelemahan ataupun kekurangan yang hingga sampai saat ini masih dirasakan oleh para penggunanya. Lantas permasalahan seperti apakah yang dimaksud? Berikut adalah beberapa permasalahan yang masih sering ditemukan di Android 9.0 Pie

Masalah yang Masih Sering Ditemukan di Android 9.0 Pie


1. Masalah Layar Ganda

Masalah pada Fitur Layar Ganda (Split Screen) Android

Layar Ganda (Split Screen) adalah merupakan salah satu fitur dari Android 9.0 Pie, dimana fitur ini dapat digunakan untuk membuka dua aplikasi yang berbeda dalam satu layar. Sehingga membuat para pengguna menjadi lebih merasa nyaman dalam menjalankan aktifitasnya melalui smartphone tanpa harus bolak-balik membuka tutup aplikasi yang berbeda

Namun ternyata, ada sebagian pengguna OS Android 9.0 "Pie" ini yang mengeluhkan bahwa fitur Layar Ganda (Split Screen) di smartphonenya tidak berfungsi alias bermasalah, sehingga mereka tidak dapat menikmati fitur ini.

2. Rotasi Layar Bermasalah

Masalah pada Fitur Rotasi Layar (Screen Orientation) Android

Rotasi Layar (Screen Orientation) atau yang lebih dikenal dengan istilah Putar Layar Otomatis ini memang bukan suatu hal yang baru kita dengar. Nah... fungsi dari fitur rotasi otomatis ini untuk mengubah tampilan layar smartphone Anda dari portrait ke landscape ataupun sebaliknya. Sebagai contohnya jika Anda menonton film dari YouTube dengan posisi layar portrait (tegak) dirasa kurang lebar, maka gunakanlah fitur rotasi layar ini dengan cara mengubah posisi layar menjadi landscapek.

Dengan melihat salah satu contoh manfaat dari fitur rotasi layar (Screen Orientation) diatas, kita sebagai pengguna tentunya merasa sangat memerlukannya. Namun amat sangat disayangkan, ternyata ada sebagian pengguna OS Android 9.0 "Pie" yang mengeluhkan fitur Putar Layar Otomatis tidak berfungsi dengan normal sehingga mereka tidak dapat menikmati fitur yang satu ini.

3. Masalah Fingerprint Sensor

Fingerprint Sensor (Sensor Sidik Jari) Android Bermasalah

Fingerprint Sensor atau yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah Sensor Sidik Jari ini merupakan salah satu fitur keamanan yang kini banyak digunakan pada hampir semua smartphone Android keluaran terbaru. Selain dikenal memiliki tingkat keamanan yang ekstra, Fingerprint Sensor ini juga memiliki proses lebih mudah dan lebih cepat ketika membuka kunci layar jika dibandingkan dengan menggunakan password, pin ataupun gambar pola yang membutuhkan waktu serta rawan di lihat orang lain.

Melihat dari sistem keamanan yang cukup aman serta mudah digunakan maka tak heran jika dari kebanyakan pengguna smartphone Android memfavoritkan fitur Fingerprint Sensor ini untuk dijadikan sebagai keamanan utama. Namun amat sangat disayangkan, ternyata fitur Fingerprint Sensor ini terkadang sering mengalami kendala ketika digunakan sehingga memaksa mereka harus membuka kunci layar dengan cara manual yaitu dengan memasukkam password (pin ataupun gambar pola). Nah... dalam hal ini pastinya pengguna menjadi terganggu dan tidak dapat menikmati fitur keamanan ini.

4. Kontrol Volume Bermasalah

kontrol volume android pie bermasalah

Pada versi Android terdahulu kontrol volume untuk nada dering akan secara otomatis berubah ketika kita menekan tombol volume up (+) atau down (-), namun tidak demikian halnya yang ada pada versi Android 9.0 Pie, bukannya volume nada dering yang berubah tetapi volume media yang berubah. Dengan demikian untuk melakukan kontrol volume nada dering kita harus masuk terlebih dahulu ke menu pengaturan guna mendapatkan setelan volume yang kita inginkan.

Namun amat sangat disayangkan, dengam adanya pembaharuan pada kontrol volume yang di usung pada Android 9.0 Pie ini justru dianggap sebagai sebuah kendala bagi sebagian penggunanya karena dinilai kurang efisien dan kurang praktis.

5. Masalah Baterai

Masalah pemakaian Baterai android yang boros

Masalah berikutnya yang cukup lumayan banyak dikeluhkan oleh para pengguna smartphone berbasis Android adalah borosnya konsumsi daya baterai. Meskipun saat ini sudah banyak Smartphone Android yang dibekali dengan baterai berkapasitas besar, akan tetapi hal ini tetap masih belum bisa menyurutkan keluhan dari para penggunanya. Jadi yang katanya versi OS Android 9.0 Pie ini lebih efektif dalam mengkonsumsi daya baterai, ternyata masih banyak pengguna yang beranggapan bahwa Android 9.0 Pie masih tetap boros baterai.

Baca juga:
- Cara Menghemat Kuota Internet dan Baterai Tidak Boros
- Cara Mengatasi Keyboard Android yang Error
- Fungsi yang Tersembunyi dibalik Tombol Power Android

Demikianlah pembahasan mengenai beberapa masalah yang sering dikeluhkan oleh sebagian pengguna smartphone berbasis Android 9.0 Pie yang HandRoot dapatkan dari berbagai sumber di internet.

Sekian dan Terimakasih


Mengatasi Keyboard QWERTY di Android yang Error Telah Berhenti

Mengatasi Keyboard QWERTY di Android yang Error Telah Berhenti - Apa jadinya jika keyboard pada Smartphone Android kesayangan Anda saat akan digunakan untuk mengetik atau menulis suatu pesan tiba-tiba mengalami error yang disertai dengan munculnya peringatan "Sayangnya Keyboard Android (AOSP) Telah Berhenti" atau "Unfortunately Android Keyboard (AOSP) Has Stopped" pada layar?

Cara Mengatasi Keyboard Android yang Error Telah Berhenti

Hal pertama yang pastinya akan menyelimuti pikiran Anda ketika tahu bahwa keyboard pada smartphone androidnya error adalah rasa panik dan juga cemas. Pasalnya sewaktu Anda akan mengetik sebuah pesan teks yang akan dikirim kepada seseorang, tahu-tahu keyboard terhenti dan tidak dapat berfungsi dengan semestinya.

Baca juga:
Cara Mengatasi Aplikasi Android yang Terhenti
* Cara Mengatasi Android yang Sering Restart Sendiri

Waduh gawat nih kalau begini? Kok.. bisa ya keyboard android error? Gimana nih... padahal tulisan yang akan saya kirim ini penting loo? Bisa-bisa jadi berabe nih...? Nah... perasaan bingung dan ngrundel sendiripun mulai membuat Anda menjadi lebih panik. Lantas bagaimana solusinya untuk mengatasi kasus seperti ini?

Mengatasi Sayangnya Keyboard Android (AOSP) Telah Berhenti


Nah... untuk mengatasi permasalahan pada keyboard smartphone yang error yang disertai dengan munculnya peringatan "Sayangnya Keyboard Android (AOSP) Telah Berhenti" pada layar sebenarnya tidaklah sulit, asalkan Anda mau mengikuti langkah-langkahnya berikut ini;

# Me-Restart Smartphone

Langkah pertama yang perlu di lakukan adalah dengan cara me-Restart perangkat Android Anda. Caranya tinggal tekan dan tahan tombol power Smartphone Anda lalu ketuk Restart (Mulai Lagi), kemudian tunggu hingga proses selesai.

Namun jika ternyata menggunakan cara yang pertama ini belum berhasil alias Keyboard Android Anda masih error atau belum bisa digunakan dengan semestinya, maka saya sarankan untuk menggunakan langkah yang ke 2 yaitu:

# Membersihkan File Sampah (Cache)

Pada langkah yang ke 2, tugas Anda adalah membersihkan file sampah (cache). Karena jika terlalu banyak file sampah (cache) yang tersimpan didalam sistem Android, maka kinerja daripada Smartphone itu sendiri akan menjadi lelet bin lemot dan bahkan error.

Sebagai contohnya adalah keyboard Android yang tiba-tiba berhenti alias macet yang disertai dengan munculya pesan: "Sayangnya Keyboard Android (AOSP) Telah Berhenti". Oleh sebab itu, rajin-rajinlah untuk membersihkan file-file sampah (cache), dengan cara;
* Buka Smartphone Android Anda seperti biasanya
* Lalu menuju ke menu Pengaturan (Settings)
* Kemudian buka manager aplikasi
* Setelah itu pilih Tap Semua
* Selanjutnya cari Aplikasi Keyboard Android (AOSP)
* Lalu Hapus Cache
Nah... selain dengan menggunakan cara diatas, Anda juga bisa menggunakan aplikasi-aplikasi pembersih File Cache seperti Clean Master. Namun jika sudah menggunakan cara yang ke 2 ini, Keyboard masih tetap error, maka saya sarankan untuk menggunakan langkah yang ke 3 yaitu:

# Factory Reset

Jika Anda mencoba memperbaiki keyboard Android yang error menggunakan cara yang pertama dan kedua diatas ternyata belum berhasil juga, maka satu-satunya cara yang masih bisa Anda lakukan sendiri adalah dengan cara Factory Reset.

Nah... untuk mengetahui pengertian dan bagaimana cara melakukan factory reset, silahkan Anda kunjungi pada artikel yang sudah pernah saya bahas sebelumnya dibawah ini:
* Pengertian dan Cara Melakukan Factory Reset di Android
* Pengertian Factory Reset, Hard Reset dan Flashing di Android

Begitulah kira-kira tips dan trik untuk Mengatasi Keyboard QWERTY di Android yang Error Telah Berhenti yang bisa saya bagikan pada kesempatan ini. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Sekian dan TerimaKasih.

Cara Gratis Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor Telepon / HP

Cara Gratis Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor Telepon / HP - Sebagai pengguna Smartphone alias Ponsel Pintar tentunya sudah tidak asing lagi dengan aplikasi perpesan yang akan HandRoot bahas pada kesempatan kali ini, yaitu aplikasi WhatsApp atau yang biasa dikenal dengan sebutan WA.

Cara Gratis Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor Telepon / HP

Selain memiliki keunggulan yang mudah digunakan (user friendly), WhatsApp ini juga terkenal sebagai salah satu aplikasi perpesan yang memiliki banyak fitur. Oleh sebab itu, wajar saja jika hingga saat ini jumlah penggunanya yang terus bertambah.

Mengingat WhatsApp adalah merupakan salah satu aplikasi media online seperti halnya BBM, LINE maupun media sosial lainnya, maka ketika ada pengguna baru yang ingin memanfaatkannya harus melalui proses registrasi alias harus memiliki Akun terlebih dahulu.

Baca juga:



Nah... proses registrasi atau pembuatan Account WhatsApp itu sendiri tergolong sangat mudah jika dibanding dengan aplikasi-aplikasi Media Online lainnya. Karena cukup dengan menggunakan nomor HP yang masih aktif, Anda sudah memiliki akun WhatsApp.

Lalu bagaimana jika kita mengganti nomor HP baru, apakah akun WhatsApp yang menggunakan nomor HP lama bisa digunakan di nomor HP yang baru? Ooo... tentu tidak, karena aplikasi WhatsApp hanya bisa digunakan dengan satu nomor HP yang sudah terdaftar dan terverifikasi.

Jadi jika hal diatas Anda lakukan, maka tugas yang perlu Anda lakukan adalah mendaftarkan nomor HP baru tersebut. Artinya setiap kita akan menggunakan aplikasi WhatsApp harus dengan nomor HP yang sudah terdaftar dan terverifikasi atau dengan kata lain satu nomor HP hanya bisa digunakan untuk membuat satu account (akun) WhatsApp saja.

Wah... jika begitu, hal ini tentunya akan menjadi masalah tersendiri terutama bagi para pengguna kartu perdana internet. Pasalnya setiap kali paket data yang terdapat pada kartu internet tersebut habis, maka pengguna akan membeli kartu perdana khusus internet lagi dan pastinya dengan nomor HP yang berbeda alias nomor HP baru.

Cara Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor HP


Nah... untuk menyiasati permasalahan ini, saya akan mencoba berbagi mengenai bagaimana cara agar setiap kita melakukan pergantian nomor HP baru tidak perlu menverifikasikannya di aplikasi WhatsApp. Dan simak cara-caranya dibawah ini;

1. Buka Smartphone Anda seperti biasanya
2. Jika Anda pengguna Smartphone Android langsung saja menuju Google Play Store
3. Lalu cari... Download dan Install aplikasi Primo tersebut


4. Kemudian buka aplikasi Primo tersebut dan klik Sign-Up bagi Anda yang belum memiliki akun di aplikasi Primo (silahkan ikuti petunjuknya).

Cara Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor HP

5. Setelah itu... silahkan masuk ke menu aplikasi Primo, nah... disini kita akan melihat nomor HP yang nantinya akan digunakan untuk proses verifikasi pada Akun WhatsApp Anda.

Cara Membuat Account WhatsApp Tanpa Nomor HP

6. Selanjutnya... copy nomor HP yang terdapat pada aplikasi Primo tersebut dan daftarkan nomor HP tersebut pada aplikasi WhatsApp Anda... lalu pilih metode panggilan suara dengan menge-klik Call As a Verification.

7. Tunggu hingga ada panggilan masuk dari pihak WhatsApp, lalu dengarkan baik-baik karena kode verifikasi yang diberikan dalam bentuk suara. Jika takut lupa, siapkan pulpen dan kertas untuk mencatatnya.

8. Terakhir... masukan kode verifikasi tersebut pada aplikasi WhatsApp Anda... Selesai.

Kini Anda sudah memiliki Account (akun) WhatsApp tanpa harus menggunakan nomor HP yang Anda miliki.

Sekian dan Terimakah.

Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri

Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri - Pastinya Kamu tahu kan... kalo Smartphone Android itu memiliki banyak fitur dan segudang aplikasi yang disuguhkan didalam Play Store yang siap untuk di download setiap saat secara gratis.

Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri

Banyaknya pilihan aplikasi yang hampir mirip-mirip di setiap kategori yang terdapat pada Play Store, tentunya akan membuat bingung pengguna Smartphone Android ketika akan mendownload suatu aplikasi. All hasil kegiatan install-uninstall-pun dilakukannya demi memilih aplikasi mana yang sekiranya diperlukan.

Nah... setelah dirasa cukup, kini saatnya Anda untuk merasakan manfaat dari aplikasi-aplikasi yang telah Anda download. Perasaan senang-pun ikut menghampiri lantaran segala urusan dan aktivitas yang sifatnya bisa dilakukan dengan menggunakan Smartphone Android dapat terselesaikan dengan mudah.

Namun seiring berjalannya waktu hal yang tak disangka-sangka muncul ketika Smartphone Android terhubung ke internet, tiba-tiba Smartphone tersebut men-download suatu aplikasi ataupun sejenisnya dengan sendirinya tanpa diminta.

Hal ini tentunya akan membuat kita menjadi panik nggak karuan, lantaran selain aplikasi yang ter-download secara otomatis itu juga gak jelas, paket data yang kita milikipun menjadi cepat habis terkuras, sehingga kitapun menjadi tekor.

Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri


Untuk mengatasi Android yang suka download sendiri sebenarnya tidak perlu dengan perasaan panik, melainkan cukup dengan mengikuti beberapa cara yang akan saya bagikan berikut ini;

# Kita mulai dengan cara yang pertama:

1. Buka Smartphone Android Anda seperti biasanya
2. Langsung saja menuju ke Menu Pengaturan (Settings)
3. Lalu pilih dan buka Manajer Aplikasi (Manager Application)
4. Kemudian pilih dan buka Tab Semua (All)
5. Lalu cari dan buka aplikasi yang bernama Layanan Unduhan Aplikasi (Search Application Provider)
6. Kemudian ketuk Tidak Memungkinkan (Disable)
7. Terakhir silahkan Restart Smartphone Android Anda dan tunggu hingga proses selesai

Jika dengan cara yang pertama ini belum berhasil alias Smartphone Android Anda masih tetap suka download aplikasi sendiri, maka saya minta Anda jangan bertambah panik, tapi silahkan Anda coba lagi dengan menggunakan cara yang kedua berikut ini;

# Cara yang kedua:

Yaitu, dengan melakukan Factory Reset alias Mengembalikan ke Pengaturan Awal (Pabrik). Nah... untuk mengetahui langkah-langkahnya Anda bisa langsung menuju ke Cara Mengembalikan Smartphone Android Seperti Baru Lagi. Dan untuk mengetahui secara detail dari istilah Factory Reset, silahkan Anda baca disini: Pengertian dari Factory Reset, Hard Reset dan Flashing.

Namun setelah menggunakan cara yang pertama dan kedua masih juga belum berhasil, kemungkinannya Smartphone Android Anda sudah terinfeksi Virus (Malware). Nah... solusinya adalah sebagai berikut;

# Cara yang ketiga:

Ingat...!!! Untuk Mencegah dan Mengatasi Android yang Suka Download Sendiri dengan cara yang ketiga ini syaratnya adalah Smartphone Anda sudah di Root. Nah... jika sudah di root, tugas yang perlu Anda lakukan hanya untuk menghapus Folder Snowfoxcr yang ada di Internal Storage maupun External Storage.

1. Buka Smartphone Android Anda seperti biasanya
2. Lalu menuju ke File Saya
3. Kemudian cari dan hapus Folder Snawfoxcr
4. Setelah itu, silahkan Anda download salah satu aplikasi Antivirus dari Play Store, seperti: Malwarebite Anti Virus atau bisa juga Kaspersky Internet Security
5. Lalu langkah selanjutnya hapus semua aplikasi malware yang telah ditandai oleh aplikasi Malwarebite Anti Virus tersebut, atau aplikasi Antivirus lainnya seperti Kaspersky
6. Selesai

Nah... kini Smartphone Android Anda sudah terbebas dari masalah yang tadinya suka mendownload aplikasi sendiri menjadi normal kembali. Sekian dan Selamat Mencoba.

NB; Jika semua cara diatas sudah Anda lakukan namun masih saja belum berhasil, satu-satunya langkah yang perlu Anda lakukan adalah meng-Install Ulang (Flashing) Smartphone Android tersebut.

Terimakasih




Solusi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android

Solusi Akun GOOGLE yang Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android - Jika Anda sudah memiliki akun di Google tentunya Anda juga sudah mempunyai alamat email dari Google atau yang biasa disebut Gmail. Nah... dengan begitu maka Anda juga sudah bisa menikmati layanan (produk) yang disediakan secara gratis oleh Google. Seperti halnya ketika kita akan mengoperasikan ataupun menggunakan pertama kali beberapa fitur yang ada pada Smartphone maupun Tablet Android, diwajibkan untuk memasukkan akun Google yang sudah kita miliki terlebih dahulu.
Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

Didalam proses memasukkan akun Google kedalam Tablet maupun Smartphone Android, prosedurnya akun harus dapat tersinkronisasi dengan sistem operasi. Karena jika Akun tidak dapat tersinkronisasi dengan sistem operasi maka akan terjadi inkonsistensi data alias tidak memiliki kesamaan data. Nah... bila hal ini terjadi... pastinya Anda akan merasa resah dan gelisah, lantaran Anda tidak dapat menikmati layanan (produk) gratis yang sudah disediakan oleh Google. All hasil Anda juga tidak dapat menggunakan beberapa fitur yang ada pada Smartphone maupun Tablet Android Anda.

Baca juga:



Memang sih..munculnya kasus tidak dapatnya sinkronisasi antara akun Google dengan sistem operasi Android, hingga kini belum ada yang tahu secara pasti apa yang menjadi penyebabnya. Namun yang jelas hingga saat ini banyak pengguna Android mengalami hal seperti ini. Nah... untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini, HandRoot akan mencoba berbagi tips dan trik mengenai bagaimana cara mengatasi Akun GOOGLE yang Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android. Dan berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan;

Solusi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android


1. Buka Smartphone maupun Tablet Android Anda seperti biasanya
2. Kemudian langsung menuju ke menu Pengaturan (Settings)
Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

3. Lalu buka Tab Akun dan pilih Google
Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

4. Setelah itu hapus terlebih dahulu Akun Google Anda yang mengalami masalah tidak dapat sinkronisasi
5. Nah... setelah akun Google yang bermasalah terhapus, lalu masuk kembali pada menu tambah Akun Google.
Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

Mengatasi Akun GOOGLE Tidak Dapat Sinkronisasi

6. Lalu ikuti saja perintahnya dan tunggu hingga proses selesai

Nah... dengan begitu masalah Akun GOOGLE yang tadinya Tidak Dapat Sinkronisasi dengan OS Android, kini sudah kembali normal alias Akun Google Anda sudah sinkron dengan perangkat Android yang Anda gunakan. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Sekian dan TerimaKasih.

Apa itu: Factory Reset, Hard Reset dan Flashing di Android

Dari ketiga istilah yang saya sebutkan pada judul artikel kali ini (Factory Reset, Hard Reset dan Flashing), saya yakin Anda sebagai pemilik dan pengguna Smartphone "Android" pastinya sudah sering kali mendengarnya. Namun tidak menutup kemungkinan juga masih banyak teman-teman kita yang belum mengetahui secara jelas dari ketiga istilah tersebut. Nah... berdasarkan alasan inilah yang membuat saya berkeinginan untuk mencoba menjabarkan secara detail mengenai apa itu Hard Reset, Factory Reset dan Flashing di Android.

Apa itu: Factory Reset, Hard Reset dan Flashing di Android

Akan tetapi sebelum kita membahas lebih lanjut, tidak ada salahnya jika Anda membaca terlebih dahulu mengenai Istilah-istilah yang wajib diketahui bagi pengguna Android. Karena didalam artikel tersebut sebenarnya sudah pernah saya singgung sedikit mengenai istilah Hard Reset, Factory Reset dan Flashing. Yangmana inti dari ketiga istilah tersebut adalah merupakan suatu opsi (pilihan) untuk melakukan tindakan perbaikan ketika sistem operasi yang ada pada Smartphone "Android" Anda mengalami masalah alias error dan berikut adalah penjelasan dari ketiga istilah tersebut;

Mengenal Istilah Factory Reset, Hard Reset dan Flashing di Android


# Factory Reset


Sebagai pemilik dan pengguna Smartphone Android pastinya tahu dong... dimana letak menu Factory Reset? Nah... bagi yang memang belum tahu akan letak menu Factory Reset, silahkan Anda buka dan cari saja didalam menu Pengaturan (Settings) Smartphone Android Anda. Dan jika setelan bahasa yang Anda gunakan adalah bahasa Indonesia, maka arti dari Factory Reset adalah Reset Data Pabrik atau yang dikenal dengan sebutan Soft Reset.

Jadi pengertian daripada Factory Reset adalah merupakan suatu cara untuk mengembalikan settingan Smartphone Android ketika mengalami masalah pada software (sistem operasi) ke kondisi semula (default pabrikan) atau seperti waktu pertama kali Anda baru membeli Smartphone tersebut. Artinya jika Anda melakukan Factory Reset semua data yang tersimpan di memoriHP (internal) akan hilang (kecuali aplikasi bawaan/bloatware) dan akan kembali ke pengaturan awal. Selain itu Factory Reset juga merupakan satu-satunya menu yang ditampilkan didalam menu Pengaturan (Settings) untuk melakukan tindakan perbaikan ketika ada kesalahan yang terjadi pada sistem Smartphone Android. Baca juga: Cara Mengembalikan Hp Android Seperti Baru Lagi.

# Hard Reset


Pengertian dari istilah Hard Reset ini sebenarnya intinya hampir sama dengan Factory Reset yaitu sama-sama untuk memperbaiki kerusakan pada software atau pada sistem operasi Android, namun hanya caranya saja yang berbeda. Jika menggunakan jalur Factory Reset kondisi Smartphone Anda masih bisa nyala alias masih bisa masuk ke halaman menu, namun jika kondisi Smartphone tidak bisa masuk ke halaman menu utama (home) alias tidak bisa booting secara sempurna atau gagal booting atau hanya sampai logo saja alias bootloop barulah menggunakan jalur Hard Reset.

Nah... yang sering menjadi pertanyaan disini, dimana letak keberadaannya menu Hard Reset tersebut? Kan...jika menu Factory Reset itu ditampilkan melalui Antar Muka (User Interface) pada menu Pengaturan (Setting), lalu jika Hard Reset itu dimana, kok... saya cari-cari di menu Pengaturan tidak ada ya? Begini ceritanya ...hehe... sebenarnya maksud daripada Hard Reset ini mungkin lebih mengarah ke istilah suatu nama tindakan perbaikan ketika ada kerusakan yang terjadi pada sistem operasi (software) Android.

Jadi secara gampangnya begini, jika Smartphone Android Anda mengalami kerusakan pada sistem operasi ataupun pada softwarenya atau Anda sudah mencoba memperbaiki melalui jalur Factory Reset namun tidak berhasil, maka opsi keduanya adalah dengan cara melalui Hard Reset. Nah... untuk melakukan proses Hard Reset, caranya Anda harus masuk ke menu Recovery Mode terlebih dahulu. Dan untuk mengetahui lebih jelasnya langsung saja menuju ke Cara Masuk Recovery Mode di semua Hp Android.

# Flashing


Sampailah kita pada tahap pembahasan yang terakhir, yaitu Flashing. Nah.. pengertian dari istilah flashing itu sendiri adalah suatu proses install ulang terhadap sistem operasi (software / firmware) Android. Dimana proses install ulang (flashing) ini merupakan opsi terakhir dalam memperbaiki segala kerusakan yang terjadi pada sistem operasi (software / firmware) Smartphone Android yang sudah tidak bisa diatasi dengan cara melalui Factory Reset maupun Hard Reset.

Demikianlah penjelasan dari istilah: Factory Reset, Hard Reset dan juga Flashing yang bisa HandRoot sampaikan. Dan untuk mengetahui tentang bagaimana cara install ulang (flashing) di semua merk dan tipe Hp Android, mungkin akan segera saya bahas di artikel selanjutnya. Sekian dan Semoga bermanfaat.

Terimakasih